News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

14.595 WARGA KOTA BOGOR DINONAKTIFKAN DARI BANSOS, TERINDIKASI TERKAIT JUDI ONLINE

14.595 WARGA KOTA BOGOR DINONAKTIFKAN DARI BANSOS, TERINDIKASI TERKAIT JUDI ONLINE

 


BOGOR — FBINEWS  

Sebanyak 14.595 warga Kota Bogor tercatat mengalami penonaktifan bantuan sosial (bansos) sepanjang 2025 hingga Oktober 2026 setelah data mereka terindikasi memiliki keterkaitan dengan aktivitas judi online (judol).


Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kementerian Sosial (Kemensos) RI dalam penertiban data penerima bantuan sosial agar penyalurannya tepat sasaran.


Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kota Bogor, R. Giri Maya Yudistira, mengungkapkan bahwa angka tersebut merupakan akumulasi penonaktifan selama periode 2025 hingga Oktober 2026.


“Kalau data akumulasi warga dari tahun 2025 sampai Oktober 2026 yang sudah penonaktifan terindikasi judol sampai sekarang di Kota Bogor kurang lebih terdapat 14.595 orang,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).


BOGOR SELATAN TERTINGGI, BOGOR TENGAH TERENDAH


Berdasarkan data Dinas Sosial Kota Bogor, penonaktifan penerima bansos tersebar di enam kecamatan. Bogor Selatan mencatat jumlah tertinggi, sedangkan Bogor Tengah mencatat jumlah terendah.


Berikut rincian jumlah warga yang mengalami penonaktifan:


- Bogor Selatan: 3.734 orang.

- Bogor Barat: 3.514 orang.

- Bogor Utara: 2.282 orang.

- Tanah Sareal: 2.244 orang.

- Bogor Timur: 1.427 orang.

- Bogor Tengah: 1.394 orang.


Jumlah tersebut mencapai 14.595 orang berdasarkan akumulasi data yang disampaikan Dinas Sosial Kota Bogor.


PENONAKTIFAN BISA BERDAMPAK PADA SATU KELUARGA


Kebijakan penonaktifan bansos ini tidak hanya berpotensi berdampak pada individu yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Dalam kondisi tertentu, penonaktifan juga dapat berlaku terhadap anggota keluarga lain yang tercatat dalam satu kartu keluarga (KK).


Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bantuan sosial merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah bagi masyarakat yang membutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar.


Karena itu, ketepatan dan validitas data penerima menjadi faktor penting dalam pelaksanaan kebijakan tersebut, terutama untuk memastikan bahwa masyarakat yang benar-benar memenuhi persyaratan tetap memperoleh haknya sesuai ketentuan.


PENERTIBAN DATA JADI PERHATIAN


Penonaktifan ribuan penerima bansos di Kota Bogor menunjukkan bahwa keterkaitan data penerima bantuan dengan aktivitas judi online menjadi salah satu aspek yang diperhatikan pemerintah dalam pengawasan bantuan sosial.


Meski demikian, indikasi keterkaitan dengan judi online perlu dibedakan dari pembuktian bahwa seseorang benar-benar melakukan pelanggaran. Mekanisme klarifikasi dan pemutakhiran data menjadi penting untuk menghindari kesalahan penetapan penerima.


Masyarakat yang merasa terdampak atau menilai data penonaktifan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya dapat mencari informasi lebih lanjut melalui Dinas Sosial setempat mengenai prosedur pemeriksaan dan pembaruan data sesuai ketentuan yang berlaku.


Pemerintah diharapkan dapat menjaga agar kebijakan penertiban berjalan secara akurat, transparan, dan tetap memperhatikan perlindungan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar