Kabut Asap Kiriman Selimuti Pekanbaru, Warga Keluhkan Sesak Napas
Pekan Baru - FBINews
Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, memburuk akibat kabut asap yang disebut berasal dari wilayah Sumatera Selatan dan Jambi. Kondisi tersebut membuat jarak pandang menurun, terutama pada pagi hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menyatakan, hingga kini wilayah Riau masih nihil dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karena itu, kepulan asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Riau diduga merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga.
Asap terbawa angin dari wilayah Sumatera Selatan dan Jambi sehingga berdampak terhadap kondisi udara di Pekanbaru. Kabut terlihat cukup pekat dan membuat sejumlah gedung tinggi tampak tertutup kepulan asap.
Penurunan jarak pandang juga dirasakan masyarakat, khususnya pada pagi hari. Kondisi ini membuat aktivitas warga harus dilakukan dengan kewaspadaan lebih tinggi, terutama bagi pengguna kendaraan yang melintas di tengah kabut asap.
Selain mengganggu jarak pandang, kualitas udara yang memburuk mulai dirasakan masyarakat dari sisi kesehatan. Sejumlah warga mengeluhkan gangguan pernapasan, termasuk batuk dan sesak napas.
Kondisi kualitas udara yang berada dalam kategori tidak sehat hingga berbahaya menjadi perhatian karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki masalah pernapasan.
Pemerintah daerah diharapkan terus memantau perkembangan kualitas udara sekaligus mengantisipasi dampak kabut asap. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dan membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara semakin memburuk.
**

Posting Komentar