KAPOLDA NTT PERINTAHKAN PENGAWASAN LAUT DIPERKETAT, LINDUNGI NELAYAN HINGGA WISATAWAN
KUPANG — FBINEWS
Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Reza Arief Dewanto menegaskan pentingnya memperkuat pengawasan wilayah perairan guna menjaga keamanan laut, melindungi nelayan, menjamin keselamatan wisatawan, serta mencegah berbagai aktivitas ilegal di wilayah kepulauan NTT.
Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolda melakukan kunjungan kerja ke Markas Komando Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTT di Bolok, Kabupaten Kupang. Kunjungan itu menjadi bagian dari evaluasi organisasi, kesiapan personel, serta optimalisasi sarana dan prasarana operasional.
PENGUATAN PERSONEL DAN SARANA OPERASIONAL
Kapolda menilai karakteristik geografis NTT sebagai provinsi kepulauan membutuhkan kehadiran polisi perairan yang tangguh, profesional, inovatif, dan responsif. Pengawasan harus mampu menjangkau kawasan pesisir, pulau-pulau terluar, hingga wilayah laut yang sulit diakses melalui jalur darat.
Ia menekankan bahwa keberadaan kapal dan perlengkapan operasional harus diimbangi dengan pemeliharaan yang baik serta penggunaan yang efektif. Kendala anggaran operasional, termasuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM), juga harus disikapi dengan kreativitas dan semangat pelayanan.
Menurut Kapolda, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau kelengkapan sarana, tetapi dari tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Personel juga diminta melaksanakan tugas secara profesional, menjalankan pelaporan secara berjenjang, serta mengimplementasikan program pemerintah Asta Cita, prioritas Kapolri, dan Quick Wins sesuai tugas dan kewenangan.
BERANTAS BOM IKAN DAN CEGAH PENYELUNDUPAN NARKOBA
Salah satu perhatian utama Kapolda adalah pemberantasan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak. Praktik tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga merusak terumbu karang dan mengancam kelestarian ekosistem laut.
Kerusakan lingkungan laut berpotensi berdampak langsung terhadap kehidupan nelayan serta keberlangsungan sektor pariwisata bahari yang menjadi salah satu potensi penting NTT.
Selain itu, jajaran Ditpolairud diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap penyelundupan dan peredaran narkoba melalui jalur laut. Kapolda menegaskan bahwa tidak boleh ada pembiaran terhadap aktivitas ilegal di wilayah perairan NTT.
Penegakan hukum di laut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya melindungi sumber penghidupan masyarakat sekaligus menjaga perekonomian daerah.
KESELAMATAN WISATAWAN JADI PERHATIAN
Seiring berkembangnya pariwisata bahari di NTT, pengawasan terhadap kapal wisata dan angkutan penumpang juga harus diperketat.
Kapolda meminta personel memastikan kapal yang beroperasi memenuhi persyaratan perizinan dan standar keselamatan pelayaran. Operator kapal yang belum memenuhi ketentuan harus diawasi secara ketat untuk mencegah kecelakaan akibat kelalaian maupun pelanggaran prosedur.
Langkah tersebut diharapkan memberikan rasa aman kepada wisatawan, masyarakat pengguna transportasi laut, serta para pelaku usaha pariwisata.
POLISI DIMINTA DEKAT DENGAN MASYARAKAT PESISIR
Tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, Kapolda juga mendorong personel Ditpolairud membangun komunikasi dan kedekatan dengan nelayan, masyarakat pesisir, serta komunitas maritim.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini, mencegah tindak pidana, dan mempercepat penanganan insiden di wilayah perairan.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolda turut mengapresiasi pelaksanaan tugas pertolongan dan pelayanan yang telah dilakukan jajaran Ditpolairud. Ia juga menyoroti kendala pemeliharaan dan perbaikan kapal yang perlu disampaikan melalui jalur pimpinan secara berjenjang agar dapat dicarikan solusi sesuai ketentuan.
JAGA LAUT, LINDUNGI KEHIDUPAN MASYARAKAT
Melalui penguatan kemampuan personel, pemeliharaan sarana operasional, peningkatan pengawasan, dan kolaborasi dengan masyarakat maritim, Ditpolairud Polda NTT diharapkan semakin siap menghadapi berbagai tantangan keamanan laut.
Kehadiran polisi perairan tidak hanya bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga memberikan perlindungan kepada nelayan saat mencari nafkah, menjamin keselamatan wisatawan, mencegah penyelundupan narkoba, serta menjaga kelestarian ekosistem laut.
Pengawasan yang konsisten dan pelayanan yang responsif diharapkan mampu menciptakan wilayah perairan NTT yang aman, tertib, dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.
**

Posting Komentar