Kapolda Sumsel Dampingi Menko Polkam Tinjau Kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca untuk Tangani Karhutla
PALEMBANG – FBINEWS
Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Rony Samtana mendampingi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dudung Abdurachman meninjau kesiapan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Pangkalan TNI Angkatan Udara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Rabu (14/10/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.30 WIB itu turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pangdam II/Sriwijaya, Ketua Komisi I DPRD Sumsel, Wakajati Sumsel, Kabinda Sumsel, Danrem 044/Garuda Dempo, Danlanud Sultan Mahmud Badaruddin II, Danlanal Palembang, serta sejumlah pejabat terkait.
Menko Polkam hadir bersama Sesmenko Polkam Letjen TNI Mochammad Hasan, Deputi III Bidang Pertahanan Negara dan Kebangsaan Mayjen TNI Purwito Hadi, serta sejumlah staf khusus dan pejabat Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
Dalam peninjauan tersebut, perhatian difokuskan pada kesiapan sarana, prasarana, dan personel yang akan mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat penanganan karhutla, dengan mempertimbangkan kondisi atmosfer dan kebutuhan operasional di lapangan.
Penanganan karhutla memerlukan langkah terpadu, mulai dari pencegahan, pemantauan wilayah rawan, patroli, penanganan titik api, hingga mitigasi dampak kebakaran. Operasi Modifikasi Cuaca menjadi salah satu upaya pendukung yang membutuhkan koordinasi antarlembaga serta pelaksanaan sesuai kondisi dan ketentuan instansi berwenang.
Bagi Polda Sumsel, sinergi bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait merupakan bagian dari komitmen untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sumatera Selatan.
Usai meninjau kesiapan OMC di Lanud Sultan Mahmud Badaruddin II, rombongan melanjutkan kegiatan dengan rapat koordinasi di Griya Agung, Palembang. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah penanganan karhutla.
Kapolda Sumsel Irjen Pol. Rony Samtana menegaskan bahwa koordinasi dan sinergi berkelanjutan antarlembaga sangat diperlukan agar penanganan karhutla dapat berjalan secara terarah dan efektif.
Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam mendukung perlindungan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa Polda Sumsel siap mendukung upaya penanganan karhutla melalui koordinasi lintas sektor bersama TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lainnya.
“Polda Sumsel terus memperkuat koordinasi dengan TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk mendukung upaya penanganan karhutla. Perlindungan masyarakat menjadi perhatian bersama, sejalan dengan semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan. Warga diimbau tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan indikasi kebakaran.
Melalui penguatan koordinasi dan kesiapan operasional, Polda Sumsel bersama seluruh pemangku kepentingan berkomitmen mendukung upaya penanggulangan karhutla secara terpadu dan berkelanjutan.
Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko meluasnya kebakaran, melindungi masyarakat dari dampak karhutla, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Sumatera Selatan.
**

Posting Komentar