PILU! Pengemudi Ojol Korban Lindasan Mobil Listrik Dirawat di ICU, Keluarga Khawatir Biaya Pengobatan
JAKARTA — FBINEWS
Hasan Syukur (56), pengemudi ojek online (ojol) yang menjadi korban kecelakaan setelah dilindas mobil listrik di Jalan Panglima Polim, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, masih menjalani perawatan intensif di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS Fatmawati.
Di tengah perjuangan Hasan untuk pulih, keluarganya kini dihadapkan pada kekhawatiran mengenai biaya pengobatan dan operasi yang harus ditanggung. Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat istri Hasan, Rohayah (53), mengaku kesulitan jika harus membiayai seluruh perawatan secara mandiri.
“Belum biayanya, terus terang kalau soal biaya mah tentu tidak mampu,” ujar Rohayah saat ditemui di RS Fatmawati, Sabtu (24/10/2026) malam.
Menurut Rohayah, kondisi suaminya masih membutuhkan penanganan medis intensif. Hasan saat ini menggunakan selang untuk membantu pernapasan sekaligus menerima asupan makanan.
Keluarga berharap pengajuan klaim penjaminan kepada Jasa Raharja dapat segera diproses dengan bantuan pihak kepolisian. Langkah tersebut diharapkan bisa meringankan beban biaya operasi dan perawatan Hasan selama menjalani pengobatan di rumah sakit.
TULANG PUNGGUNG KELUARGA
Di balik musibah yang dialaminya, Hasan dikenal sebagai tulang punggung keluarga yang selama ini bekerja keras demi memenuhi kebutuhan orang-orang yang dicintainya.
Anak kandung Hasan, Ewis Hildayani (27), mengatakan bahwa ayahnya selama ini berjuang mencari nafkah di Jakarta untuk memenuhi kebutuhan anak dan cucunya yang berada di kampung halaman, Kabupaten Serang.
Demi mencukupi kebutuhan keluarga, Hasan terbiasa bekerja sebagai pengemudi ojol sejak pagi hingga malam hari. Namun, penghasilan yang diperolehnya belakangan disebut semakin menurun, meskipun ia telah berkeliling Jakarta untuk mencari penumpang.
“Kalau berangkat pagi sampai jam 12 malam, itu juga kadang dapatnya Rp200.000, kadang kurang walau sudah keliling Jakarta,” ungkap Ewis.
Kini, keluarga Hasan hanya bisa berharap agar kondisi kesehatannya segera membaik dan proses penjaminan biaya pengobatan dapat berjalan lancar.
Musibah yang menimpa Hasan bukan hanya menjadi ujian bagi kondisi kesehatannya, tetapi juga membawa beban berat bagi keluarga yang selama ini menggantungkan hidup pada penghasilannya sebagai pengemudi ojol.
**

Posting Komentar