Prabowo Perintahkan Percepatan 100 Kampung Nelayan, Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026
Bogor - FBINews
Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan pembangunan 100 Kampung Nelayan agar seluruh kawasan tersebut dapat beroperasi penuh pada akhir 2026. Arahan itu disampaikan saat Prabowo menerima laporan perkembangan program dari Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Ashaf di Hambalang, Kabupaten Bogor.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan, Presiden meminta pembangunan program tersebut dipercepat agar target operasional dapat tercapai sesuai jadwal. Program Kampung Nelayan dirancang untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pemerintah menyiapkan kawasan ini bukan sekadar sebagai permukiman nelayan, melainkan sebagai pusat kegiatan ekonomi pesisir yang terintegrasi. Berbagai fasilitas penunjang disiapkan untuk mendukung aktivitas nelayan, mulai dari proses pendaratan ikan hingga penyimpanan dan pemasaran hasil tangkapan.
Fasilitas yang direncanakan mencakup dermaga sandar untuk mendukung mobilitas kapal nelayan, pabrik es guna menjaga kesegaran ikan, serta cold storage atau gudang berpendingin untuk memperpanjang masa penyimpanan hasil laut sebelum didistribusikan.
Selain itu, setiap kawasan akan dilengkapi pasar perikanan sebagai pusat transaksi. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempermudah distribusi hasil tangkapan dan memperpendek rantai pemasaran, sehingga nelayan memiliki peluang memperoleh nilai jual yang lebih baik.
Melalui program ini, pemerintah berupaya membangun ekosistem usaha perikanan yang saling terhubung, dari kegiatan penangkapan, penanganan pascapanen, penyimpanan, hingga pemasaran. Ketersediaan fasilitas pendukung juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas komoditas laut dan mengurangi potensi kerugian akibat keterbatasan penyimpanan.
Target pengoperasian 100 Kampung Nelayan pada akhir 2026 menjadi tahapan penting dalam pelaksanaan program tersebut. Percepatan pembangunan dan kesiapan seluruh fasilitas akan menentukan sejauh mana kawasan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat pesisir untuk mendukung kegiatan ekonomi perikanan secara berkelanjutan.
**

Posting Komentar