Jalan Pulasari–Bangbang Putus Total, Warga Harus Memutar hingga 4 Kilometer
BANGLI — FBINEWS
Jalan utama penghubung Desa Pulasari dan Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali, terputus total akibat ambles dan tanah longsor pada Senin (2/11/2026) pagi.
Bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak Minggu malam. Kondisi itu menyebabkan struktur tanah menjadi labil dan saluran air di bawah badan jalan tidak mampu menampung besarnya debit air.
Akibatnya, badan jalan mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.
Kerusakan jalan diperkirakan mencapai panjang 10 hingga 12 meter, lebar sekitar 8 meter, dengan kedalaman amblesan mencapai 5 meter.
Terputusnya akses utama tersebut membuat mobilitas warga terganggu, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
### Warga Dialihkan Melalui Jalur Alternatif
Untuk menghindari lokasi bencana, warga yang hendak bepergian dari dan menuju Desa Pulasari maupun Desa Bangbang diarahkan menggunakan jalur alternatif melalui Pulasari Kangin.
Pengalihan arus tersebut membuat warga harus menempuh perjalanan lebih jauh sekitar 2 hingga 4 kilometer dibandingkan jalur utama sebelumnya.
### Polisi Lakukan Pengamanan Lokasi
Personel Polsek Tembuku bersama Polres Bangli dan unsur terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Petugas memasang rambu larangan melintas, pembatas jalan, serta garis polisi di sekitar badan jalan yang ambles.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah warga mendekati lokasi berbahaya, mengingat kondisi tanah di sekitar jalan masih labil dan berpotensi mengalami longsor susulan apabila hujan kembali turun.
### BPBD Koordinasikan Penanganan Lanjutan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, serta instansi terkait lainnya untuk mempersiapkan penanganan lanjutan.
Koordinasi tersebut mencakup upaya perbaikan akses jalan serta penyaluran bantuan bagi warga yang terdampak terputusnya jalur penghubung kedua desa.
Masyarakat di sekitar Kecamatan Tembuku diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, menjauhi tebing yang mengalami retakan, serta mengikuti arahan keselamatan dari petugas di lapangan.
Pemerintah dan instansi terkait diharapkan dapat segera melakukan penanganan agar akses penghubung Desa Pulasari dan Desa Bangbang kembali normal serta aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Posting Komentar