2020/09/13

Area Buyut nyimas ratu ayu Kawunganten desa Kedokan bunder diperbaiki dari uang pribadi

Tags



Indramayu- fbinews.net

Nyi Mas Ratu Ayu kawunganten keturunan dari Syarif Hidayatulloh sebagai tanda penghormatan dan mengenang akan keteladanan dan kebijaksanaannya. Beliau di panggil sang kholik pada tahun 1561 dan kepemimpinan pedukuhan juga si'ar agama islam diberbagai daerah termasuk didesain Kedokan bunder dan diteruskan oleh anak cucu dari keturunanya, hingga buyut yang berada di desa Kedokan bunder berkembang hingga kini, dengan adat kebiasaan-kebiasaannya yang dulu seperti IDER BUMI ( keliling wilayah)  SEDEKAH BUMI (syukuran)  tetap di laksanakan tiap tahunnya hingga sekarang. Dan setelah pedukuhan berkembang pesat, maka pimpinan atau jurukunci pedukuhan kedokan bunder dalam rangka untuk ikut IDER BUMI dan sedekah bumi serta doa bersama untuk mendoakan nyimas ratu ayu kawunganten. Tapi tetap kita sebagai muslim harus berpegang teguh arah dan do'anya tetap pada Tuhan YME



Kedatangan pengunjung masyarakat dari berbagai daerah lain juga masyarakat desa Kedokan bunder sendiri, yang datang berkunjung ke pedukuhan buyut kedokan bunder kec kedokan bunder kab indarmayu ini pada saat itulah di sebut acara UNJUNGAN / UNJUNGAN yang sumber air yang di sebut SUMUR GEDE juga setiap acara UNJUNGAN ramai di kunjungi oleh orang untuk mengambil air dari sumur tersebut sebagai tumbal atau sebagai penyubur tanaman di sawah / ladang dan sebagai juga untuk penyembuhan penyakit ( allahu alam) 

Kamis 11/09/2020, ketika media  berkunjung silahturahmi dengan tetua atau yang dituakan  didesanya bapak udin ( Redeng)  sebagai pengurus atau penanggung jawab bangunan juga didampingi jurukunci buyut nyimas ratu ayu kawunganten bapak nurkim ia mengatakan kepada media bahwa sekarang ini buyut nyimas ratu ayu kawunganten kedokan bunder sudah normal bagus berikut jalan gang yang masuk pintu area kuburan baik jalan ditengah kuburan/makam sudah di bangun  dan alhamdulillah kami bisa membangun dapat hasil keringat sendiri, karya sendiri tanpa bantuan siapapun baik dari pemerintah desa maupun dari hasil swadaya masyrakat. Lihat aja sekarang tatanan jalan maupun gubug juga yang lainnya bangunan yang kita kerjakan mendapatkan hasil yang terbaik kelihatan bagus, supaya pengunjung ke buyut tidak merasa jenuh, khususnya bagi warga kedokan bunder saling menjaga dan merawat supaya tidak  cepat rusak semoga bangunan ini bisa bermanfa'at untuk masyarakat umum..ucap Udin / redeng.


 MT jahol / Alung 


EmoticonEmoticon