Pendalaman Kasus Penyelundupan Bawang Bombay di Jateng
Semarang – Fbinews
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Tengah masih mengintensifkan penyelidikan terhadap dugaan penyelundupan bawang bombay yang berhasil digagalkan pada awal Januari 2026.
Saat ini, proses penyidikan perkara tersebut masih terus berjalan dan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah instansi terkait.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Djoko Julianto menyampaikan bahwa penanganan kasus dilakukan melalui koordinasi dengan Kementerian Pertanian, Bareskrim Polri, serta jajaran kepolisian daerah lainnya. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di lokasi penyimpanan bawang bombay, kemarin.
Dalam penindakan awal, pihak kepolisian mengamankan enam orang sopir ekspedisi yang membawa muatan bawang bombay tersebut.
Para sopir tersebut saat ini masih berstatus sebagai saksi, lantaran berdasarkan keterangan sementara mereka hanya menjalankan tugas pengangkutan barang.
“Proses penyidikan sudah kita lakukan dan akan terus berproses. Saat ini kami juga berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait. Sementara yang diamankan baru dari pihak ekspedisi, yakni enam pengemudi kendaraan,” kata Djoko.
Djoko menambahkan, penyidik juga tengah melakukan penelusuran terhadap asal-usul barang serta kelengkapan dokumen pengiriman, termasuk dokumen kendaraan dan administrasi barang.
Selain itu, pemeriksaan akan diperluas dengan melibatkan pihak-pihak lain, seperti perusahaan ekspedisi hingga petugas pelabuhan.
“Kami juga akan berkoordinasi dengan Polda setempat, termasuk karantina dan Bea Cukai,” jelasnya.
Lebih lanjut Djoko mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi awal, bawang bombay tersebut diangkut dari wilayah Kalimantan dan direncanakan menuju Semarang.
Meski demikian, tujuan akhir pengiriman maupun asal negara bawang bombay tersebut masih dalam proses pendalaman.
“Pengemudi belum menyampaikan secara rinci, sehingga semua masih kami dalami,” pungkasnya.
**

Posting Komentar