GEMPA SUSULAN FLORES TEMBUS 12.968 KALI, BMKG: AKTIVITAS MULAI MENURUN
Flores, NTT — Fbinews
Aktivitas gempa susulan pascagempa utama M7,7 pada 15 Agustus 2026 di Flores, Nusa Tenggara Timur, terus tercatat dalam jumlah tinggi. Hingga 6 September 2026, BMKG mencatat sebanyak 12.968 kejadian gempa susulan, dengan 177 gempa dirasakan masyarakat.
Dari jumlah tersebut, 36 kejadian berkekuatan di atas M5,0. Gempa susulan terbesar tercatat M6,2, sedangkan yang terkecil M0,9. Rangkaian aktivitas seismik ini berkaitan dengan aktivitas tektonik di zona Sesar Naik Belakang Busur Flores (Flores Back Arc Thrust).
Meski jumlah gempa masih tinggi, pemantauan BMKG menunjukkan grafik peluruhan aktivitas mulai memperlihatkan tren penurunan. Gempa-gempa susulan masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan sebagai bagian dari proses penyesuaian kerak bumi setelah gempa utama.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta menghindari bangunan yang mengalami kerusakan atau retak, serta tidak mudah percaya terhadap isu maupun ramalan bencana yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi kebencanaan sebaiknya diperoleh dari sumber resmi.
**

Posting Komentar