Longsor Terjang Tujuh Kampung di Aceh Tengah, 1 Anak Meninggal dan 13 Warga Luka
Aceh Tengah - FBINews
Bencana tanah longsor melanda tujuh kampung yang tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 18.15 WIB. Longsor dipicu hujan deras yang berlangsung cukup lama dan menyebabkan sejumlah rumah serta akses jalan terdampak.
Peristiwa tersebut menelan satu korban jiwa. Seorang anak perempuan berusia 9 tahun asal Desa Paya Reje meninggal dunia setelah tertimpa material longsor ketika sedang menghadiri acara arisan keluarga di Kampung Sanehen.
Selain korban meninggal, sebanyak 13 warga mengalami luka-luka. Mereka kemudian mendapat perawatan di RSUD Datu Beru Takengon. Dua korban di antaranya harus dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Pendataan sementara BPBD Aceh Tengah mencatat sedikitnya dua rumah mengalami rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan satu rumah lainnya ikut terdampak akibat bencana tersebut. Petugas gabungan masih melakukan penanganan di sejumlah lokasi yang terdampak material longsor.
Longsor juga mengganggu akses transportasi di sejumlah wilayah. Jalan Takengon–Bintang di kawasan Pagar Merah sempat lumpuh total sebelum akhirnya dapat kembali dibuka oleh tim gabungan. Sementara itu, akses Jalan Pepalang–Berawang Gading di sekitar Kampung Kuyun masih terdampak akibat kerusakan Jembatan Aramco.
Di jalur Takengon–Celala, personel Polres Aceh Tengah bersama BPBD disiagakan untuk mengawal proses pembersihan material tanah dan batu sekaligus mengatur arus lalu lintas. Warga di sekitar lokasi juga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat kondisi cuaca dan tanah masih berisiko.
**

Posting Komentar