Pangdam & Kapolda Malut Bersama Sultan Perkuat Simpul Persatuan di Masjid Raya
TERNATE – Fbinews.net
Persatuan tidak hanya dibangun melalui koordinasi dan kerja sama kelembagaan, tetapi juga tumbuh dari kedekatan, keteladanan, serta kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Semangat itulah yang tercermin ketika Panglima Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha, Mayjen TNI Dr. Nefra Firdaus, bersama Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, Sultan Ternate, para ulama, dan tokoh masyarakat melaksanakan Sholat Jumat berjamaah di Masjid Raya Al-Munawwar, Kota Ternate.
Momentum ibadah tersebut bukan sekadar mempertemukan para pemimpin dan tokoh masyarakat dalam satu saf, melainkan juga menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya merawat persaudaraan, memperkokoh persatuan, serta membangun keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat Maluku Utara.
Kehadiran unsur TNI, Polri, Kesultanan Ternate, dan tokoh agama dalam suasana ibadah bersama mencerminkan bahwa menjaga kedamaian merupakan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Dalam konteks tersebut, Pangdam XXVIII/Moloku Kie Raha menekankan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis dan memperkuat sinergitas antara aparat keamanan, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh komponen masyarakat.
Hubungan yang dilandasi rasa saling percaya, penghormatan, dan kebersamaan menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus merawat nilai-nilai persaudaraan yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Maluku Utara.
“Persatuan dan kedamaian tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kebersamaan, komunikasi, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat harus terus berjalan bersama dalam menjaga kerukunan serta keutuhan persaudaraan,” pesan Pangdam pada Jumat (6/11/2026).
Usai Sholat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan emosional sekaligus membangun komunikasi yang semakin kuat antara Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha dan berbagai elemen masyarakat.
Kebersamaan di Masjid Raya Al-Munawwar ini sekaligus menegaskan bahwa kekuatan suatu daerah tidak semata-mata bertumpu pada institusi dan aparaturnya, tetapi juga pada kokohnya persatuan, terpeliharanya kerukunan, serta kesediaan seluruh masyarakat untuk saling menjaga.
Sebab, Maluku Utara yang aman, damai, dan maju hanya dapat diwujudkan melalui persaudaraan yang kuat dan komitmen bersama untuk menjaga harmoni.
ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY

Posting Komentar