BEM UI dan Koalisi Masyarakat Sipil Gelar Aksi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
JAKARTA – FBINEWS
Sejumlah elemen mahasiswa bersama koalisi masyarakat sipil dijadwalkan menggelar aksi unjuk rasa di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Aksi tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil untuk menyampaikan evaluasi serta kritik terhadap berbagai kebijakan pemerintah selama dua tahun terakhir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil akan menggelar aksi di dua titik di wilayah Jakarta Pusat.
DUA TITIK AKSI DI JAKARTA PUSAT
Titik pertama berada di kawasan Tugu Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat. Aksi dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB dengan melibatkan BEM UI dan sejumlah elemen masyarakat sipil.
Selanjutnya, aksi direncanakan berlangsung di kawasan Tugu Tani, Jalan Raya Kebon Sirih, Jakarta Pusat, mulai pukul 15.00 WIB.
Selain BEM UI yang dipimpin Ketua BEM UI Yatalathof Imawan, aksi tersebut juga melibatkan elemen mahasiswa lainnya, termasuk aliansi BEM Seluruh Indonesia (BEM SI), serta berbagai organisasi dan kelompok aktivis masyarakat sipil.
Sejumlah kelompok yang disebut turut menyuarakan aspirasi di antaranya Serikat Tahanan Politik dan organisasi masyarakat sipil lainnya.
SOROT KEBIJAKAN DAN KINERJA PEMERINTAH
Dalam aksi tersebut, mahasiswa dan kelompok masyarakat sipil berencana menyampaikan evaluasi terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran.
Isu yang menjadi perhatian meliputi pelaksanaan kebijakan pemerintah, kedaulatan rakyat, serta berbagai kebijakan yang dinilai belum memenuhi harapan masyarakat atau berpotensi merugikan kepentingan publik.
Aksi ini menjadi ruang bagi para peserta untuk menyampaikan tuntutan dan kritik secara terbuka terhadap arah kebijakan nasional selama dua tahun pemerintahan berjalan.
Penyampaian aspirasi tersebut diharapkan berlangsung secara tertib dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku.
POLISI SIAPKAN PENGAMANAN DAN REKAYASA LALU LINTAS
Mengantisipasi kegiatan tersebut, kepolisian menyiapkan langkah pengamanan dan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan strategis, khususnya di sekitar lokasi aksi dan kawasan menuju Istana Kepresidenan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama berlangsungnya unjuk rasa.
Pengendara yang hendak melintasi kawasan Menteng, Tugu Proklamasi, Tugu Tani, dan sekitar Jalan Kebon Sirih diimbau memantau informasi lalu lintas serta mempertimbangkan jalur alternatif sesuai kondisi di lapangan.
Sementara itu, di wilayah penyangga ibu kota, Polres Metro Bekasi Kota dilaporkan menyiagakan sekitar 1.300 personel untuk mengantisipasi perkembangan situasi dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.
Kesiapan aparat diharapkan dapat mendukung pengamanan kegiatan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dengan baik.
JAGA KONDUSIVITAS DAN KETERTIBAN UMUM
Peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran kali ini menjadi salah satu momentum bagi mahasiswa dan masyarakat sipil untuk menyampaikan penilaian terhadap jalannya pemerintahan.
Di sisi lain, masyarakat diimbau tetap tenang, menghormati hak menyampaikan pendapat, serta mengikuti perkembangan informasi resmi mengenai pengamanan dan rekayasa lalu lintas.
Aparat keamanan dan peserta aksi diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara profesional sehingga kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu keselamatan maupun kepentingan masyarakat luas.
**

Posting Komentar