News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Mimika, Polisi Amankan Tiga Orang Lainnya

DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Mimika, Polisi Amankan Tiga Orang Lainnya



MIMIKA — FBINEWS  

Satuan Tugas (Satgas) Operasi Damai Cartenz-2026 menangkap seorang pria berinisial AK (37), yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus penembakan karyawan PT Freeport Indonesia, almarhum Simson Mulia. Penangkapan dilakukan di kawasan Jalan Gorong-Gorong, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIT.


AK diduga terlibat dalam aksi penembakan yang terjadi pada 11 Maret 2026 di Area Ngapua Reklamasi Enviro Bunaken Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika. Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka tembak di bagian kepala hingga meninggal dunia.


Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo menjelaskan, penangkapan dilakukan setelah petugas melaksanakan pemantauan dan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan tersangka.


Penindakan tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi tertanggal 11 Maret 2026 serta surat daftar pencarian orang (DPO) yang diterbitkan pada 29 Agustus 2026.


“Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari proses penyelidikan dan pengembangan kasus penembakan yang terjadi pada Maret 2026. AK diduga turut serta dalam kejadian penembakan terhadap karyawan PT Freeport Indonesia tersebut sebagai pasukan dan juga yang merekam aksi penembakan,” ujar Yusuf, Senin (26/10/2026).


Pengembangan Kasus, Tiga Orang Lain Turut Diamankan


Penangkapan AK merupakan hasil pengembangan penyidikan setelah sebelumnya seorang pria berinisial YM (24) ditangkap pada 6 Juni 2026 di kawasan Pasar Kago, Kota Ilaga, Kabupaten Puncak.


Dalam operasi di Mimika tersebut, petugas turut mengamankan tiga orang lainnya berinisial O.W., M.M., dan O.M. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain:


- Satu unit telepon genggam.

- Satu buah besi pemukul M16.

- Satu bilah pisau.

- Sejumlah barang pribadi lainnya.


Keempat orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Polres Mimika untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Menurut Yusuf, penyidik masih mendalami peran masing-masing pihak, termasuk kemungkinan keterlibatan AK dalam tindak pidana lainnya.


Dikenakan Pasal Berlapis


Dalam perkara ini, AK disangkakan dengan pasal berlapis, yakni primair Pasal 458 ayat (1) KUHP tentang pembunuhan, subsidair Pasal 306 KUHP, serta lebih subsidair Pasal 468 ayat (2) juncto Pasal 21 KUHP.


Penerapan pasal dan ancaman pidana akan ditentukan berdasarkan hasil penyidikan serta pembuktian unsur tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan, penanganan perkara yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang harus dilakukan secara serius, profesional, dan berdasarkan fakta serta alat bukti.


“Setiap tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa harus ditangani secara serius melalui proses hukum yang profesional dan berdasarkan fakta serta alat bukti. Kami mendukung pendalaman perkara ini secara menyeluruh agar seluruh pihak yang terbukti terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Faizal.


Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Ardiansyah Daulay menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana lain.


Polisi Imbau Masyarakat Tetap Tenang


Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Mimika terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus penembakan tersebut.


Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta menyampaikan informasi terkait tindak pidana melalui saluran resmi kepolisian.


Penangkapan AK diharapkan dapat membantu proses pengungkapan kasus penembakan yang menewaskan karyawan PT Freeport Indonesia tersebut. Polisi menegaskan, seluruh proses hukum akan berjalan berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang diperoleh.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar