News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

GEMPA MAGNITUDO 4,1 GUNCANG BOGOR, PUSAT GEMPA 26 KM BARAT DAYA KOTA BOGOR

GEMPA MAGNITUDO 4,1 GUNCANG BOGOR, PUSAT GEMPA 26 KM BARAT DAYA KOTA BOGOR



BOGOR - FBINEWS  

Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,1 mengguncang wilayah barat daya Kota Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (15/10/2026) pukul 17.58.23 WIB. Gempa tersebut dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.


Berdasarkan informasi awal yang mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di darat pada koordinat 6,73 Lintang Selatan (LS) dan 106,61 Bujur Timur (BT), atau sekitar 26 kilometer barat daya Kota Bogor.


Gempa tersebut tercatat memiliki kedalaman 5 kilometer. Kedalaman yang relatif dangkal berpotensi membuat guncangan terasa cukup kuat di wilayah yang berada dekat dengan pusat gempa.


GUNCANGAN DIRASAKAN DI SEJUMLAH WILAYAH


Sejumlah wilayah dilaporkan merasakan getaran gempa, di antaranya Pamijahan, Leuwiliang, Ciampea, Dramaga, Tamansari (Ciapus), hingga Kota Bogor.


Beberapa warga di wilayah Bogor Barat melaporkan benda-benda ringan dan gelas di atas meja sempat bergoyang saat gempa terjadi.


Meski demikian, hingga informasi awal ini disusun, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Kondisi di lapangan masih perlu dipantau untuk memastikan dampak yang mungkin ditimbulkan.


SEBELUMNYA, GEMPA MAGNITUDO 3,5 GUNCANG WILAYAH SUKABUMI


Sebelum gempa Magnitudo 4,1 terjadi, BMKG juga mencatat gempa Magnitudo 3,5 pada pukul 17.49 WIB. Gempa tersebut berpusat di darat, sekitar 25 kilometer di utara Kabupaten Sukabumi, dan getarannya dilaporkan turut dirasakan di wilayah Bogor.


Namun, kedua kejadian tersebut tidak serta-merta dapat dinyatakan saling berkaitan tanpa analisis lebih lanjut dari BMKG.


BMKG IMBAU MASYARAKAT TETAP TENANG


Masyarakat di wilayah Bogor dan sekitarnya diimbau untuk tetap tenang serta tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.


Warga juga diminta memeriksa kondisi bangunan setelah gempa dan menghindari bagian bangunan yang mengalami retakan atau kerusakan. Jika terjadi guncangan susulan, masyarakat diharapkan mengikuti prosedur keselamatan gempa bumi.


Informasi terbaru mengenai aktivitas gempa dan potensi dampaknya agar dipantau melalui kanal resmi BMKG.


Masyarakat diharapkan tetap waspada, mengutamakan keselamatan, dan tidak menyebarkan kabar yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar