GEMPA MAGNITUDO 7,0 GUNCANG TIBET, RATUSAN GEMPA SUSULAN TERCATAT, SISWA TERPAKSA TIDUR DI LAPANGAN
NAGQU — FBINEWS
Suasana mencekam menyelimuti Kota Nagqu, Tibet, Tiongkok, setelah gempa bumi bermagnitudo 7,0 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (22/10/2026).
Pasca-gempa, sejumlah siswa terlihat menghabiskan malam di lapangan terbuka dengan menggunakan kantong tidur (sleeping bag). Mereka memilih bertahan di luar ruangan sebagai langkah antisipasi setelah guncangan kuat melanda kawasan tersebut.
Pemandangan para siswa yang tidur di ruang terbuka menggambarkan situasi yang dihadapi warga setelah gempa besar mengguncang wilayah dataran tinggi Tibet.
413 GEMPA SUSULAN TERCATAT
Gempa tersebut berpusat di Nagqu, sebuah kota dengan kepadatan penduduk relatif rendah di wilayah dataran tinggi Tibet bagian utara.
Berdasarkan keterangan Pusat Jaringan Gempa Bumi Tiongkok, sebanyak 413 gempa susulan telah tercatat setelah gempa utama terjadi.
Banyaknya gempa susulan menjadi perhatian karena guncangan lanjutan dapat meningkatkan kekhawatiran masyarakat, terutama bagi warga yang masih berada di sekitar bangunan dan kawasan terdampak.
GEMPA TERKUAT SEJAK JANUARI 2024
Gempa bermagnitudo 7,0 tersebut dilaporkan menjadi gempa terkuat yang mengguncang Tiongkok sejak Januari 2024.
Kondisi geografis Nagqu yang berada di dataran tinggi Tibet turut menjadi tantangan tersendiri dalam menghadapi situasi pascagempa, terutama bagi masyarakat yang harus bertahan di luar ruangan pada malam hari.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut dalam laporan yang menjadi sumber berita mengenai jumlah korban jiwa, kerusakan bangunan, maupun total warga yang harus mengungsi.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan petugas setempat demi menjaga keselamatan.
**

Posting Komentar