Ratusan Warga Bongkar Bangunan Calon Gerai Indomaret di Pamekasan, Polisi Turun Tangan
Pamekasan - FBINews
Aksi penolakan pembangunan calon gerai Indomaret terjadi di Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Rabu (7/10/2026). Aksi tersebut melibatkan ratusan warga, santri, serta alumni pondok pesantren yang mendatangi lokasi pembangunan sejak sekitar pukul 09.00 WIB.
Massa datang menggunakan alat berat berupa backhoe loader dan kemudian membongkar sebagian struktur bangunan calon gerai ritel modern tersebut. Selain merobohkan bangunan, massa juga mencopot papan nama serta merusak sejumlah atribut yang berada di lokasi.
Aksi tersebut disebut sebagai bentuk lanjutan dari penolakan yang sebelumnya disampaikan para pengasuh pondok pesantren dan tokoh masyarakat setempat. Sehari sebelum aksi, sebanyak 14 pengasuh pondok pesantren dan tokoh masyarakat diketahui telah menandatangani surat pernyataan penolakan terhadap pembangunan gerai tersebut.
Penolakan terutama didasari kekhawatiran bahwa keberadaan jaringan ritel modern akan berdampak terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk warung-warung tradisional milik warga di sekitar lokasi. Sejumlah tokoh agama dan masyarakat juga mempersoalkan pembangunan gerai yang dinilai belum mendapatkan persetujuan dari para ulama setempat.
Di sisi lain, pihak perizinan Indomaret menyatakan bahwa proses perizinan dasar telah ditempuh. Pihak perusahaan juga menyebut telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa serta memperoleh persetujuan dari warga sekitar. Perbedaan pandangan mengenai proses tersebut kemudian menjadi salah satu persoalan yang memicu penolakan.
Polres Pamekasan turun langsung ke lokasi untuk meredam aksi dan mencegah situasi berkembang lebih jauh. Polisi juga membantu memulihkan arus lalu lintas serta mengimbau masyarakat agar menyelesaikan perbedaan melalui musyawarah dan jalur hukum yang berlaku.
**

Posting Komentar