Rutan Depok Buka Suara, Video Diduga Warga Binaan Konsumsi Sabu Diusut
Depok FBINews
Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Depok melakukan investigasi internal menyusul beredarnya video yang memperlihatkan sejumlah orang diduga warga binaan berada di sebuah ruangan dan disebut-sebut tengah mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Video tersebut beredar di media sosial dan menjadi perhatian publik. Dalam rekaman, tampak sekitar tiga orang berada di ruangan dengan pencahayaan remang serta lampu bergerak. Mereka terlihat berjoget sambil memegang benda yang disebut menyerupai alat isap narkotika.
Menanggapi video tersebut, pihak Rutan Kelas I Depok melakukan penelusuran untuk memastikan keaslian rekaman, identitas orang-orang yang terlihat dalam video, serta lokasi dan waktu pengambilan gambar.
Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) menyatakan pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari evaluasi sistem pengawasan internal. Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk komitmen Rutan Depok terhadap kebijakan Zero Halinar, yang mencakup pemberantasan handphone, pungutan liar, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Sebelumnya, Rutan Depok juga menggelar razia gabungan pada 23 September 2026 bersama TNI, Polri, Brimob, dan BNNK Kota Depok. Dalam razia tersebut, petugas menyita 185 barang terlarang, di antaranya pisau dan korek api.
Namun, dalam pemeriksaan itu petugas tidak menemukan telepon seluler maupun narkotika. Sebanyak 50 warga binaan yang dipilih secara acak juga menjalani tes urine dan hasilnya dinyatakan negatif.
Pihak Rutan Depok hingga kini belum menyimpulkan bahwa orang-orang dalam video tersebut merupakan warga binaannya. Investigasi masih berlangsung untuk memastikan fakta di balik rekaman viral tersebut sekaligus mengevaluasi kemungkinan adanya celah dalam sistem pengawasan.
Hasil pemeriksaan nantinya diharapkan dapat menjawab pertanyaan publik mengenai asal-usul video, lokasi perekaman, serta identitas orang-orang yang tampak dalam rekaman tersebut.
**

Posting Komentar