News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

JENAZAH SURAKMAN, ABK ARUPADHATU 1, DITEMUKAN DI PULAU ENGGANO

JENAZAH SURAKMAN, ABK ARUPADHATU 1, DITEMUKAN DI PULAU ENGGANO

 



Jakarta - Fbinews

Kabar duka datang dari pencarian rombongan Speedboat Arupadhatu 1 yang hilang kontak setelah membawa lima jurnalis dan tiga kru kapal untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau. Salah satu kru kapal, Surakman (60), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Enggano, Bengkulu.


Jenazah Surakman pertama kali ditemukan pada Sabtu, 12 September 2026, di kawasan pesisir Desa Khayapu, Pulau Enggano, Bengkulu. Setelah menjalani proses identifikasi oleh tim terkait, kepastian identitas diperoleh melalui pencocokan DNA dengan keluarga korban. Sebelumnya, jenazah pria tanpa identitas tersebut telah dievakuasi dari Enggano untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Kepastian tersebut menjadi perkembangan penting setelah pencarian terhadap delapan orang yang berada di dalam Arupadhatu 1 sebelumnya berlangsung selama berhari-hari. Surakman diketahui merupakan salah satu dari tiga kru kapal, bersama Warta selaku kapten dan Heriyanto sebagai pemandu, yang saat itu membawa lima jurnalis menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.


HILANG KONTAK SAAT MELIPUT ANAK KRAKATAU


Rombongan berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin, 7 September 2026, menggunakan Speedboat Arupadhatu 1.


Kapal tersebut membawa delapan orang, yakni tiga kru kapal dan lima jurnalis: M. Bagus Khoirunnas, Ari Basuki, Yudistiro Pranoto, Firdaus Wajidi, dan Donal Husni. Mereka berangkat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk menjalankan tugas peliputan aktivitas vulkanik.


Komunikasi dengan rombongan kemudian terputus. Tim SAR gabungan melakukan pencarian melalui jalur laut, udara, dan sejumlah sektor penyisiran. Operasi pencarian sempat diperpanjang setelah evaluasi, sebelum akhirnya dihentikan setelah sepuluh hari tanpa menemukan kapal maupun penumpangnya.


JENAZAH AKAN DIPULANGKAN KE CARITA


Setelah identitas Surakman dipastikan melalui pencocokan DNA, jenazah saat ini berada di Bengkulu. Pihak Polairud selanjutnya berencana mengambil dan membawa jenazah untuk dipulangkan ke kediamannya di Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.


Penemuan Surakman menjadi titik terang dalam kasus hilangnya Arupadhatu 1. Namun, hingga kini, keberadaan tujuh orang lainnya yang berada dalam rombongan tersebut masih menjadi bagian dari proses penanganan dan pencarian.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar