BENDA LOGAM MISTERIUS SEPANJANG 6 METER DITEMUKAN DI KEBUN SAWIT KOTIM, DIPASTIKAN BUKAN MILIK MILITER
KOTAWARINGIN TIMUR – FBINEWS
Penemuan benda logam misterius di areal perkebunan kelapa sawit PT Agro Bukit, KM 26, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menghebohkan warga pada Senin (19/10/2026).
Benda berukuran besar dengan kondisi kehitaman seperti terbakar tersebut ditemukan oleh pekerja perkebunan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, benda itu dipastikan bukan merupakan milik militer.
Temuan tersebut menarik perhatian aparat karena bentuk dan karakteristiknya yang tidak biasa. Benda logam itu memiliki panjang sekitar enam meter dengan berat diperkirakan hampir 100 kilogram.
DILENGKAPI KABEL, PANEL, DAN KODE PRODUKSI
Berdasarkan informasi yang beredar, benda tersebut memiliki permukaan berwarna kehitaman atau gosong, serta dilengkapi rangkaian kabel, panel, dan kode produksi.
Karakteristik tersebut memunculkan dugaan bahwa benda itu merupakan bagian dari suatu perangkat atau komponen tertentu. Salah satu kemungkinan yang sedang didalami adalah serpihan benda antariksa atau space debris.
Meski demikian, identitas dan asal-usul benda tersebut belum dapat dipastikan secara resmi. Pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui fungsi, bahan, serta sumber benda logam yang ditemukan di perkebunan tersebut.
DIDUGA BERKAITAN DENGAN SUARA DENTUMAN
Penemuan benda misterius ini terjadi sehari setelah warga setempat dikejutkan oleh suara dentuman keras yang disertai getaran pada Minggu sore (18/10/2026).
Kemunculan suara tersebut menimbulkan berbagai dugaan di tengah masyarakat, terlebih setelah benda logam berukuran besar ditemukan di kawasan perkebunan pada keesokan harinya.
Namun, hingga saat ini belum ada kesimpulan resmi yang memastikan apakah suara dentuman dan penemuan benda logam tersebut memiliki keterkaitan.
Aparat masih membutuhkan hasil identifikasi teknis untuk memastikan apakah objek tersebut jatuh dari udara atau berasal dari sumber lain.
APARAT TURUN TANGAN, LOKASI DIPASANG GARIS POLISI
Pihak Korem 102/Panju Panjung turut berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk pihak yang memiliki kompetensi di bidang keantariksaan, untuk mengidentifikasi benda tersebut.
Lokasi penemuan telah dipasangi garis polisi guna mengamankan area dan mencegah masyarakat mendekati objek sebelum pemeriksaan selesai.
Koordinasi lintas instansi dilakukan agar asal-usul benda dapat diketahui secara ilmiah dan penanganannya sesuai prosedur keselamatan.
WARGA DIMINTA TIDAK MENYENTUH BENDA
Aparat mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi mengenai asal-usul benda tersebut.
Warga juga diminta tidak menyentuh, membuka, memotong, atau memindahkan benda logam itu secara mandiri. Langkah tersebut penting untuk menghindari risiko keselamatan sekaligus menjaga kondisi objek agar dapat diperiksa oleh petugas.
Hingga hasil identifikasi resmi diumumkan, dugaan bahwa benda tersebut merupakan serpihan atau sampah antariksa masih memerlukan pembuktian lebih lanjut.
**

Posting Komentar