News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PENERTIBAN PKL PASAR RAYA PADANG BERUJUNG RICUH, 9 ANGGOTA SATPOL PP DILAPORKAN TERLUKA

PENERTIBAN PKL PASAR RAYA PADANG BERUJUNG RICUH, 9 ANGGOTA SATPOL PP DILAPORKAN TERLUKA



PADANG — FBINEWS  

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Sandang Pangan, kawasan Pasar Raya Padang, Sumatera Barat, Rabu (21/10/2026), berujung kericuhan. Sejumlah pedagang menolak dipindahkan ke lokasi relokasi di Basement Blok 2 karena khawatir kehilangan pembeli dan mata pencaharian.


Situasi di lokasi dilaporkan memanas hingga terjadi aksi saling dorong, pelemparan sayuran, bahkan lemparan batu ke arah petugas. Akibat insiden tersebut, sebanyak 7 hingga 9 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang dilaporkan mengalami luka-luka. Perbedaan angka tersebut masih perlu dikonfirmasi melalui data resmi.


PENERTIBAN 169 PKL PICU KETEGANGAN


Pemerintah Kota Padang melakukan penertiban terhadap 169 PKL yang selama bertahun-tahun menggunakan badan jalan dan trotoar di kawasan Pasar Raya.


Langkah tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi pasar dan upaya mengembalikan fungsi fasilitas umum melalui program Padang Rancak.


Namun, rencana pemindahan pedagang ke Basement Blok 2 mendapat penolakan. Para pedagang khawatir lokasi baru akan sepi pengunjung sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan mereka.


Bagi para pedagang, lokasi berjualan menjadi faktor penting untuk mempertahankan kelangsungan usaha. Kekhawatiran kehilangan pelanggan pun menjadi salah satu persoalan utama di balik penolakan relokasi tersebut.


AKSI SALING DORONG HINGGA PELEMPARAN


Ketegangan meningkat ketika proses penertiban berlangsung. Aksi saling dorong antara pedagang dan petugas dilaporkan terjadi di lokasi.


Situasi semakin memanas setelah muncul aksi pelemparan sayuran dan batu ke arah petugas Satpol PP. Kericuhan tersebut menyebabkan sejumlah personel mengalami luka-luka.


Insiden ini menjadi perhatian karena penataan kawasan perdagangan yang bertujuan menciptakan ketertiban justru diwarnai bentrokan antara petugas dan pedagang yang terdampak kebijakan relokasi.


PEMKО SIAPKAN LOKASI RELOKASI


Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Perdagangan disebut telah menyiapkan fasilitas untuk menampung pedagang di Basement Blok 2 dan Blok 3.


Penataan tersebut diarahkan untuk mengembalikan fungsi jalan dan trotoar agar dapat digunakan sebagaimana mestinya, sekaligus mendukung revitalisasi kawasan Pasar Raya.


Selain menyiapkan lokasi relokasi, pemerintah juga merencanakan pembersihan sisa lapak menggunakan alat berat pada hari berikutnya.


Meski demikian, persoalan relokasi tidak hanya menyangkut ketersediaan tempat berjualan, tetapi juga akses pembeli, tingkat keramaian, dan keberlangsungan pendapatan pedagang.


PENATAAN PASAR PERLU SOLUSI BERSAMA


Kericuhan di Pasar Raya Padang menjadi pengingat bahwa penataan kawasan perdagangan membutuhkan komunikasi yang baik antara pemerintah, petugas, dan para pedagang.


Pemerintah diharapkan dapat memastikan lokasi relokasi memiliki akses yang memadai dan berpotensi mendukung aktivitas perdagangan. Di sisi lain, seluruh pihak perlu menghindari tindakan kekerasan agar proses penataan dapat berjalan aman dan kondusif.


Ketertiban fasilitas umum dan keberlangsungan mata pencaharian pedagang menjadi dua kepentingan yang perlu dicarikan jalan keluar secara proporsional.

**

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar