Siswa SMA di Garut Tertembak Airgun, Peluru Timah Bersarang di Bola Mata
Garut - FBINews
Seorang pelajar SMA asal Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Pazwa Pahaludin (15), menjadi korban penembakan menggunakan senjata jenis airgun. Akibat kejadian tersebut, proyektil atau peluru timah bersarang di dalam bola mata kiri korban.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 26 September 2026, saat Pazwa tengah bermain atau berlibur bersama teman-temannya di sebuah vila di kawasan Kecamatan Sukawening, Garut. Penembakan diduga dilakukan oleh seorang pemuda berinisial H yang disebut pernah menjadi kakak kelas korban saat masih duduk di bangku SMP.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, senjata airgun tersebut ditembakkan secara membabi buta hingga mengenai korban. Namun, Pazwa disebut sempat takut mengungkap kejadian sebenarnya kepada keluarganya. Ia awalnya mengatakan kepada orang tuanya bahwa luka pada mata terjadi akibat terkena lemparan bola.
Kecurigaan keluarga muncul setelah kondisi mata korban tidak kunjung membaik. Pemeriksaan medis dan hasil rontgen kemudian menunjukkan adanya benda logam atau proyektil yang bersarang di dalam bola mata kiri Pazwa. Dari pemeriksaan tersebut, keluarga mengetahui bahwa luka tersebut diduga akibat tembakan airgun.
Pazwa kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mata Cicendo, Bandung, untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tim medis melakukan tindakan operasi untuk mengangkat proyektil yang bersarang di mata korban dengan harapan dapat menyelamatkan fungsi penglihatannya.
Kasus tersebut juga mendapat perhatian dari Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Pemerintah Kabupaten Garut disebut berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar korban memperoleh penanganan medis secara cepat dan optimal.
Sementara itu, keluarga korban berharap aparat kepolisian segera mengungkap perkara tersebut dan mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang bertanggung jawab. Ibu korban, Fitri Setiawati, juga menyampaikan permohonan agar anaknya mendapatkan keadilan dan pelaku segera diproses sesuai ketentuan hukum.
Hingga kini, kasus penembakan tersebut masih menjadi perhatian. Proses hukum dan kondisi terbaru korban menjadi hal yang dinantikan keluarga, sementara fakta mengenai rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab perlu dipastikan melalui penyelidikan aparat kepolisian.
**

Posting Komentar