WAKAPOLRI PIMPIN UPACARA PURNA TUGAS FPU 7 MINUSCA, 140 PERSONEL TERIMA TANDA KEHORMATAN
JAKARTA – FBINEWS
Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat memimpin Upacara Purna Tugas Kontingen Garuda Bhayangkara Satgas Formed Police Unit (FPU) 7 Minusca sekaligus penganugerahan tanda kehormatan Satyalancana Bhakti Buana dan Tanda Kehormatan Veteran Perdamaian Republik Indonesia di Jakarta, Senin (19/10/2026).
Upacara tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian 140 personel Polri yang telah menyelesaikan misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) selama satu tahun di Bangui, Republik Afrika Tengah.
Wakapolri menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah menjalankan tugas dengan profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Pengabdian mereka dinilai menjadi bukti kontribusi Polri dalam menjaga perdamaian dunia sekaligus membawa nama baik bangsa Indonesia di kancah internasional.
“Polri bangga memiliki kalian, Indonesia bangga memiliki kalian. Terima kasih atas pengabdian dan dedikasi yang telah kalian persembahkan untuk bangsa, negara, dan kemanusiaan,” ujar Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat.
PURNA TUGAS BUKAN AKHIR PENGABDIAN
Wakapolri menegaskan bahwa berakhirnya penugasan internasional bukan berarti berakhir pula pengabdian para personel kepada bangsa dan negara.
Pengalaman selama menjalankan misi perdamaian di wilayah konflik diharapkan menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kemampuan, memperkuat profesionalisme, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat setelah kembali ke Tanah Air.
Keikutsertaan Polri dalam misi perdamaian PBB juga merupakan wujud komitmen Indonesia sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945, yakni ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.
HADAPI DINAMIKA KEAMANAN DAN PENGAMANAN PEMILU
Karo Misi Internasional (Misinter) Divhubinter Polri Brigjen Pol. Gregorius Tommy Wibisono menjelaskan, selama bertugas di Republik Afrika Tengah, personel FPU 7 menghadapi berbagai tantangan keamanan dan dinamika politik, termasuk dalam rangkaian pelaksanaan pemilihan umum.
Kontingen Indonesia turut dipercaya melaksanakan pengamanan terhadap Presiden dan Wakil Presiden serta para calon peserta pemilu. Tugas tersebut mencakup pengamanan berbagai rangkaian kegiatan hingga pengawalan surat suara.
“Personel FPU 7 tidak hanya menjalankan mandat pengamanan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan. Ini menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung perdamaian sekaligus membangun hubungan baik dengan masyarakat di wilayah penugasan,” ujar Brigjen Pol. Gregorius Tommy Wibisono.
Kepercayaan yang diberikan kepada kontingen Indonesia tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab besar dalam mendukung stabilitas keamanan dan proses demokrasi di negara tempat penugasan.
PATROLI PERLINDUNGAN WARGA SIPIL DI WILAYAH KONFLIK
Kasatgas FPU 7 Minusca Divhubinter Polri Kombes Pol. Norhayat menjelaskan bahwa salah satu mandat utama personel adalah Protection of Civilians (PoC), yakni perlindungan warga sipil melalui patroli di sejumlah wilayah tanggung jawab.
Pelaksanaan tugas berlangsung di tengah berbagai tantangan, mulai dari cuaca ekstrem dan badai hingga dinamika sosial serta situasi keamanan di wilayah konflik.
“Di tengah berbagai tantangan di daerah misi, personel tetap berupaya menjalankan mandat perlindungan warga sipil secara profesional. Kami juga melaksanakan kegiatan social outreach, antara lain mengunjungi gereja dan sekolah serta memberikan bantuan berupa tas dan alat tulis kepada anak-anak,” kata Kombes Pol. Norhayat.
Selain menjalankan tugas pengamanan, personel FPU 7 juga melaksanakan kegiatan sosial untuk membantu masyarakat setempat. Kegiatan tersebut dilakukan melalui kunjungan ke fasilitas pendidikan dan tempat ibadah serta pemberian perlengkapan sekolah bagi anak-anak.
Upaya kemanusiaan ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan dan hubungan baik antara personel penjaga perdamaian dengan masyarakat di wilayah penugasan.
POLRI LANJUTKAN KONTRIBUSI DALAM MISI PERDAMAIAN DUNIA
Polri terus berkoordinasi dengan PBB untuk menjajaki peluang penugasan dalam misi perdamaian di wilayah lain.
Keberlanjutan partisipasi tersebut merupakan bentuk komitmen Indonesia dalam mendukung keamanan internasional, melindungi masyarakat sipil, serta mendorong terciptanya perdamaian di wilayah yang terdampak konflik.
Purna tugas 140 personel FPU 7 Minusca sekaligus menjadi momentum untuk memberikan penghormatan atas dedikasi anggota Polri yang telah mengemban tugas kemanusiaan di tingkat internasional.
Melalui pengalaman dan pengabdian tersebut, Polri diharapkan semakin memperkuat kapasitas personel dalam menghadapi tantangan keamanan global serta terus mengharumkan nama Indonesia melalui misi perdamaian dunia.
**

Posting Komentar