News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kapolda Malut Teguhkan Pesan Toleransi dan Persatuan Lewat Program Minggu Kasih di Gereja

Kapolda Malut Teguhkan Pesan Toleransi dan Persatuan Lewat Program Minggu Kasih di Gereja

 


TERNATE – Fbinews.net 


Kerukunan, toleransi, dan persaudaraan merupakan fondasi penting dalam menjaga kehidupan masyarakat yang aman dan harmonis di tengah keberagaman. Nilai-nilai tersebut tidak hanya tumbuh melalui hubungan antarsesama warga, tetapi juga membutuhkan komunikasi, kepedulian, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.


Semangat itulah yang tercermin dalam kegiatan Quick Wins I melalui program Minggu Kasih yang dilaksanakan Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, bersama masyarakat di Gereja GBT Kristus Raja, Kota Ternate, Minggu (8/11/2026).


Kehadiran Kapolda bersama jajaran Polda Maluku Utara menjadi wujud komitmen Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat komunikasi dan kebersamaan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pimpinan gereja serta seluruh jemaat atas sambutan hangat dan kesempatan yang diberikan kepada jajaran Polda Maluku Utara untuk bersilaturahmi.


Menurutnya, Minggu Kasih bukan sekadar agenda kunjungan atau kegiatan seremonial, melainkan ruang dialog yang menghadirkan Polri lebih dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, kepolisian ingin mendengar langsung aspirasi, memahami berbagai persoalan, sekaligus membangun solusi bersama.


Kapolda menegaskan bahwa tugas Polri tidak semata-mata berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya merawat hubungan sosial serta membangun kepercayaan publik.


“Keamanan dan kedamaian tidak dapat dibangun hanya oleh Polri. Dibutuhkan kepedulian, kesadaran, dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, mari kita terus menjaga persaudaraan, menghormati perbedaan, dan memperkuat toleransi sebagai fondasi kehidupan bersama,” imbuh Kapolda.


Ia juga mengingatkan bahwa keberagaman agama, suku, budaya, dan adat istiadat di Maluku Utara merupakan kekayaan yang harus dirawat, bukan menjadi sumber perpecahan. Karena itu, seluruh masyarakat diajak untuk terus memelihara kerukunan dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat merusak persatuan.


Di tengah perkembangan teknologi informasi, Kapolda turut mengajak jemaat agar lebih bijak menggunakan media sosial, terutama dengan tidak mudah menyebarkan ataupun mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Berita bohong dan provokasi dinilai berpotensi mengganggu keharmonisan serta memicu konflik di tengah masyarakat.


Perhatian terhadap masa depan generasi muda juga menjadi pesan penting dalam kegiatan tersebut. Kapolda mengajak keluarga, gereja, lembaga pendidikan, masyarakat, dan Polri untuk memperkuat pengawasan serta pembinaan generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian, pergaulan bebas, dan berbagai perilaku negatif lainnya.


Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda gereja, serta seluruh jemaat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.


Kapolda juga memastikan bahwa Polri tetap membuka ruang komunikasi bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, kritik, maupun masukan terhadap pelayanan kepolisian. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan pelayanan yang profesional, humanis, transparan, dan berkeadilan.


Menutup penyampaiannya, Kapolda berharap gereja senantiasa menjadi mitra strategis Polri dalam menyebarkan nilai-nilai perdamaian, memperkuat toleransi, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.


Melalui program Minggu Kasih, Polda Maluku Utara berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat. Sebab, kepercayaan publik, stabilitas keamanan, dan kehidupan yang harmonis hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat berjalan bersama dalam semangat persaudaraan.


“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, melainkan kekuatan untuk saling menghargai dan menjaga persatuan. Dengan kebersamaan, kita dapat mewujudkan Maluku Utara yang aman, damai, dan harmonis,” pungkasnya 


ILON HI MUHAMMAD M. MARSAOLY

Tags

Newsletter Signup

FBINEWS

Posting Komentar