Polda Maluku Utara Buka Fakta Selongsong Peluru yang Viral, Disebut Bukan Amunisi Tajam
SOFIFI — FBINEWS.NET
Polda Maluku Utara angkat bicara mengenai beredarnya foto dua selongsong peluru di media sosial yang dikaitkan dengan kegiatan penegakan hukum di wilayah Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah.
Kabidhumas Polda Maluku Utara Kombes Pol. Hadi Poerwanto menegaskan, personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut tidak dibekali maupun menggunakan amunisi tajam.
“Perlu kami tegaskan bahwa personel tidak menggunakan dan tidak dibekali peluru tajam. Personel hanya dibekali peluru hampa dan peluru karet sebagai sarana pengendalian situasi,” kata Hadi, Kamis (24/9/2026).
Menurut Hadi, penggunaan peluru hampa maupun peluru karet tetap dilakukan berdasarkan prosedur dan pertimbangan situasi di lapangan. Keduanya disebut hanya digunakan secara terukur dan menjadi pilihan terakhir apabila terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan masyarakat maupun petugas.
“Penggunaannya dilakukan secara terukur dan sesuai prosedur. Peluru hampa dan peluru karet hanya menjadi pilihan terakhir apabila terdapat ancaman nyata terhadap keselamatan jiwa masyarakat maupun petugas,” jelasnya.
Dengan demikian, Polda Maluku Utara menyatakan dua selongsong yang terlihat dalam foto dan kemudian beredar di media sosial tersebut bukan merupakan selongsong dari peluru tajam. Polda menyebut selongsong itu berasal dari amunisi hampa dan karet yang dibekalkan kepada personel dalam kegiatan tersebut.
Polda Maluku Utara juga mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menarik kesimpulan ataupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, khususnya informasi yang beredar melalui media sosial.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Polda Maluku Utara akan menyampaikan informasi berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan di lapangan,” pungkas Hadi.
ILON.HI MUHAMMAD M.MARSAOLY

Posting Komentar