WOMEN’S MARCH 2026 DI JAKARTA MEMANAS, MASSA TERLIBAT SALING DORONG DENGAN POLISI HINGGA PATUNG KUDA
JAKARTA — FBINEWS
Aksi Women's March 2026 di Jakarta diwarnai ketegangan antara massa demonstran dan aparat kepolisian. Aksi saling dorong terjadi ketika peserta berupaya melanjutkan demonstrasi menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga Patung Kuda, Jakarta Pusat.
Situasi sempat memanas setelah aparat menghadang pergerakan massa dan meminta peserta aksi berbelok ke arah Gambir. Namun, demonstran tetap berupaya melanjutkan perjalanan hingga akhirnya berhasil melewati barikade petugas.
Ketegangan tersebut memicu aksi saling dorong yang cukup sengit antara demonstran dan polisi. Selain itu, beredar laporan mengenai insiden seorang peserta aksi yang diduga diseret oleh orang tidak dikenal di sekitar lokasi demonstrasi. Identitas pihak yang diduga terlibat maupun kronologi lengkap kejadian tersebut belum dijelaskan secara terperinci.
Meski sempat diadang aparat, massa akhirnya berhasil mencapai kawasan Patung Kuda. Di lokasi tersebut, peserta melanjutkan orasi dan menggelar aksi teatrikal untuk menyampaikan berbagai tuntutan terkait persoalan perempuan, ketidakadilan sosial, dan kebijakan pemerintah.
SEJUMLAH TUNTUTAN DISUARAKAN
Dalam Women's March 2026, massa membawa sejumlah isu yang dinilai mendesak untuk mendapat perhatian pemerintah dan publik.
Beberapa tuntutan utama yang disuarakan antara lain:
1. Pengesahan RUU PPRT, sebagai bentuk perlindungan terhadap pekerja rumah tangga yang selama ini dinilai masih membutuhkan kepastian hukum dan jaminan hak-hak ketenagakerjaan.
2. Penanganan darurat krisis femisida dan kekerasan terhadap perempuan, termasuk desakan agar negara memperkuat perlindungan serta memastikan penuntasan kasus kekerasan berbasis gender.
3. Persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, mulai dari tuntutan penurunan harga kebutuhan pokok, penciptaan lapangan kerja, hingga penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG).
4. Penuntasan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang turut menjadi perhatian peserta aksi dalam menyuarakan tuntutan keadilan lingkungan.
Aksi tersebut memperlihatkan bahwa Women's March tidak hanya mengangkat persoalan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan, tetapi juga membawa isu yang lebih luas, mulai dari kesejahteraan ekonomi hingga perlindungan lingkungan.
Hingga massa berhasil melanjutkan aksi di kawasan Patung Kuda, insiden saling dorong antara demonstran dan aparat menjadi salah satu peristiwa yang mewarnai jalannya demonstrasi.
**

Posting Komentar